1. Metode Perbandingan Selisih: Inti Hubungan Pertidaksamaan
Inti dari hubungan pertidaksamaan adalah perpindahan relatif nilai di sumbu bilangan. Pola pikir yang menentukan 'hubungan besar-kecil' berdasarkan hasil pengurangan merupakan logika dasar dalam menyelesaikan pertidaksamaan kompleks:
Jika $a - b = 0$, maka pasti $a = b$;
Jika $a - b < 0$, maka pasti $a < b$.
2. Sifat Pelestarian Tanda: Translasi dan Pemampatan Positif
Mengikuti Sifat 1 dan Sifat 2 pada pertidaksamaan. Saat menambahkan atau mengurangkan angka yang sama di kedua sisi pertidaksamaan, atau mengalikan atau membagi dengan bilangan positif yang sama, titik-titik di sumbu bilangan bergerak atau mengalami pemampatan, namun urutan relatifnya tetap tidak berubah.
- Sifat 1: Menambahkan (atau mengurangkan) angka (atau bentuk aljabar) yang sama di kedua sisi pertidaksamaan, arah tanda pertidaksamaan tetap tidak berubah.
- Sifat 2: Mengalikan (atau membagi) dengan bilangan positif yang sama di kedua sisi pertidaksamaan, arah tanda pertidaksamaan tetap tidak berubah.
3. Efek Cermin: Titik Kritis Perubahan Arah Tanda
Ini adalah poin teknis terpenting dalam pelajaran ini. Saat mengalikan (atau membagi) kedua sisi pertidaksamaan dengan bilangan negatif yang sama, arah tanda pertidaksamaanharus berubah. Ini mengungkap efek 'pembalikan cermin' dari tanda negatif dalam operasi pertidaksamaan.
Jika $a > b, c < 0$, maka $ac < bc$ (atau $rac{a}{c} < rac{b}{c}$).
2. Jika $a > b, c > 0$, maka $ac > bc$.
3. Jika $a > b, c < 0$, maka $ac < bc$.